Smart Parenting Tips: Pertolongan Pertama Anak Sakit

Share Icon Facebook Twitter Pinterest
814 views Jan 13, 2016
   

DEMAM

Selalu sediakan thermometer di rumah, ketika tubuh si kecil mulai terasa hangat kontrol dan cek setiap 30 menit suhu tubuhnya. Suhu normal anak berkisar 36-37oC. Jika suhu tubuh si kecil berkisar 37-37,5 lakukan penanganan lebih ringan terlebih dahulu misalnya dengan berikan minum air putih yang banyak atau ASI untuk bayi. Ganti pakaian si kecil yang lebih nyaman dan longgar lalu kompres dengan air hangat di dahi dan ketiak. Hindari menggunakan kompres dengan alcohol atau air es. Untuk lebih praktisnya Mams & Paps bisa menggunakan plester kompres yang kini banyak dijual di pasaran. Berikan obat penurun panas, namun perlu berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter untuk menghindari resiko gangguan fungsi hati. Paracetamol biasa digunakan untuk penurun panas untuk anak karena memiliki efek samping yang rendah untuk anak. Konsultasi dengan dokter untuk dosis penggunaan obat penurun panas.

Sumber foto: http://www.mushings.com/2011/03/21/the-way-to-go-to-fight-your-childs-fever/

Segera bawa ke dokter terdekat jika si kecil:

  • kejang
  • sulit dibangunkan
  • kesulitan menelan, makan, atau minum
  • terlihat tanda-tanda dehidrasi seperti mulut dan mata kering, tidak ada air mata saat menangis, tidak buang air kecil selama 6-8 jam, pusing dan lemas, atau mata cekung
  • menangis ketika Mams & Paps menyentuh atau memindahkannya
  • demam lebih dari 3-5 hari
  • suhu tubuh lebih dari 39C (atau 38C untuk bayi di bawah 3 bulan)
  • disertai dengan gejala lain seperti sangat pusing, sakit perut, muntah berkali-kali, atau gejala lain yang tidak wajar
  • bercak merah disekujur tubuh

 

KEJANG YANG DISEBABKAN OLEH DEMAM

Biasa dikenal dengan istilah step, ketika tubuh anak bergerak-gerak sendiri tanpa kendali dalam beberapa detik atau hingga beberapa menit. Ketika si kecil terserang kejang karena demam MamsPaps tentusaja panik, bingung, dan khawatir terjadi kerusakan otak, kelainan, atau bahkan kematian. Dengan pertolongan pertama yang tepat dan cepat, sebenarnya dapat mengurangi resiko bahaya tersebut.

  • Baringkan anak di lantai yang datar, untuk menghindari benturan saat kejang
  • Baringkan anak dengan posisi menghadap kesamping, untuk menghindari anak tersedak
  • Pastikan anak tidak sedang memakai pakaian ketat, untuk menghindari kesulitan bernapas
  • Hindari memasukan apapun ke dalam mulut anak, bahkan air putih karena akan memicu tersedak dan menghhabat jalur pernapasan
  • Hindari memeluk, memegang, menahan, apalagi menggerak-gerakan tubuh anak ketika kejang, perhatikan berapa lama anak mengalami kejang. Jika berlangsung selama 5 menit segera kontak dokter anak dan bawa ke rumah sakit untuk penanganan medis.
  • Kejang akan berhenti dengan sendirinya, setelah berhenti kompres anak dengan selimut air hangat dan segera bawa ke rumah sakit terdekat.
  • TETAP TENANG, hindari panik, tarik napas, dan lakukan penanganan yang tepat dan cepat.

 

BATUK – SESAK

Pastikan si kecil merasa hangat, cek temperature ruangan, matikan AC, berikan selimut dan pakaian hangat, hindari pewangi ruangan yang merangsang batuk seperti obat nyamuk. Gunakan aroma theraphy yang melegakan jalur pernapasan. Untuk bayi di bawah 3 bulan, jangan berikan obat batuk kecuali resep dari dokter. Berikan anak minuman hangat dan makanan berkuah yang hangat. Jika batuk semakin parah, segera bawa ke Rumah Sakit/Dokter terdekat.

 

DIARE

Jika si kecil diare, berikan asupan makanan dan cairan yang banyak, dan ASI jika masih menyusui untuk menggantikan cairan yang terbuang. Berikan buah-buahan dan makanan berkuah untuk menghindri dehidrasi. Walaupun sulit memberikan asupan ketika si kecil sakit, namun MamsPaps tetap harus berusaha, meskipun sedikit namun dengan frekuensi yang sering dapat membantu menggantikan cairan dan energi. Buatlah makanan yang mudah dicerna, seperti nasi tim, bubur nasi atau kacang hijau, sup, tahu, kurangi bumbu yang berbau dan terasa tajam seperti merica. Untuk menggantikan mineral cairan yang terbuang berikan larutan gula dan garam, caranya mudah, larutkan air putih ditambah 6 sendok teh gula dan setengah sendok teh garam atau larutan oralit. Jika si kecil BAB lebih dari 5 kali sehari dan BAB cair tanpa ampas atau disertai dengan muntah-muntah dan demam tinggi, segera bawa ke Rumah Sakit/Dokter terdekat.

 

JATUH

Ketika bayi jatuh, segera angkat dan gendong si bayi yang menangis dengan menimang dan memeluknya. Periksa segera seluruh tubuh bayi apakah ada ruam, berubah warna kulit, bengkak, atau luka. Gerak-gerakan seluruh anggota badan, mulai dari tangan, kaki, badan secara perlahan untuk melihat reaksi si kecil, jika sakit dibagian tertentu si kecil pasti akan menangis ketika kita gerakan. Segera bawa ke rumah sakit jika bagian yang sakit adalah bagian yang fatal seperti perut, punggung, atau kepala, atau terlihat pembengkakan di bagian tungkai kaki dan tangan.

  • Bengkak atau benjol, jika bagian badan dan kepala benjol, kompres dengan air es, atau oleskn dengan thrombopob gel atau minyak tawon.
  • Luka berdarah, tekan dengan kapas bersih selama 10 menit, atau dengan blue ice gel untuk menghentikan pendarahan. Jika 10 menit tidak berhenti juga langsung bawa ke dokter
  • Jika si bayi atau si kecil mulai tenang dan tidak menangis berikan ASI atau susu formula atau air putih.
  • WASPADA jika si kecil jatuh sampai pingsan dan sulit dibangunkan, atau muntah, kejang pada beberapa anggota tubuh, segera bawa ke Rumah Sakit dan Dokter untuk penanganan lebih tepat.

 

            PENTING!

  • Yang wajib ada di kotak obat: thermometer, plester kompres demam, paracetamol, thrombopob gel, minyak telon, minyak tawon, oralit.
  • Selalu simpan blue ice untuk mengatasi luka berdarah
  • Selalu simpan nomor telepon dokter anak si kecil untuk konsultasi
  • JANGAN PANIK! Dalam menangani keadaan si kecil, usahakan untuk tidak panik agar dapat berpikir dan bertindak dengan sigap dan tepat.

Share Icon Facebook Twitter Pinterest
RELATED CONTENT