10 Tips mengambil foto anak

Share Icon Facebook Twitter Pinterest
1021 views Sep 23, 2015
   

Smart Parenting Tips Miniapolis kali ini adalah tips mengambil foto anak. Mengambil foto anak-anak selalu menjadi kebahagiaan orang tua, apalagi dengan aksesoris props foto yang unik membuat kita sebagai orangtua makin bangga menampilkannya. Tak kalah dengan fotografer handal, kita pun bisa membuat pop art dari props yang tersedia di rumah, sedikit imajinasi kreatif, dan lensa kamera. Tak perlu resah dengan keterbatasan ruang di rumah, ataupun tak memiliki lampu layaknya seorang fotografer professional. Berikut tipsnya:

1. Sinar Penerangan

Tentukan area rumah bagian mana dan waktu terbaik yang mendapat sinar matahari yang pas untuk pemotretan. Optimalkan pencahayaan dengan menggunakan alat bantu seperti lembaran Styrofoam untuk memantulkan & menguatkan cahaya jika cahaya di rumah kurang terang dan kain putih polos tipis seperti sprei atau gorden tipis yang tembus cahya juga dapat digunakan untuk  melembutkan cahaya yang masuk. Jika cahaya natural sudah cukup baik anda tak perlu lagi menggunakan lampu blitz dari kamera anda ataupun tambahan lampu-lampu lainnya.

2. Gunakan Props yang tersedia

Tak perlu beli back drop mahal, gunakan props dari kain-kain bercorak atau polos tapi memiliki tekstur yang pas dan dapat digantung sebagai latar belakang foto. Nah kalau foto anak menggunakan props kaca mata dan ada gambar anda mengambil foto tersebut di kaca mata yang digunakan anak, jangan sedih, hal ini dapat diperbaiki melalui photoshop oleh anda atau di tempat anda mencetak foto tersebut.

3. Angka ajaib

Jika anda menggunakan kamera Go-Pro, mungkin ada settingan angka-angka ajaib yang biasa anda gunakan. Setiap orang mungkin memiliki beberapa set angka ajaib yang berbeda. Jika cahaya cukup bagus, settingan cahaya bisa memulai dengan SS 1/200, f/2.8, and ISO 800. Tapi jika sedikit berawan atau agak mendung, kami biasanya set angka diantara 800 & 1250. Kecepatan cahaya dibawah 1/160 hampir jarang kami gunakan saat mengambil foto anak.

4. White balance, keseimbangan warna putih

Ya, warna putih perlu seimbang karena kalau kebanyakan akan menjadi terlalu terang dan jika terlalu sedikit pastinya gelap dan kurang memuaskan. Tentunya semua warna perlu seimbang dan memang dapat diperbaiki di photoshop nanti, tapi jika saat pengambilan gambar hal ini sudah dipikirkan, pasti hasil foto yang didapat tentunya akan lebih bagus lagi dan mudah untuk di adjust saat akan naik cetak nanti. Banyak kamera yang sudah memiliki Kelvin Method atau metoda auto adjust yang menyelaraskan warna secara otomatis.

5. Ambil foto sesingkat-singkatnya dan biarkan anak bermain

Tips ini terdengar sederhana namun inilah yang paling penting saat mengambil foto anak. Berikan mereka props untuk bermain dan biarkan mereka bermain. Saat mereka bermain adalah waktu terbaik anda mengambil foto. Lima belas menit cukup untuk mendapat foto terbaik anak anda dengan mimik dan pose natural yang akan membuat hasil bidikan foto anda tampak cemerlang. Cukup minta anak berpose 2-3 kali saja, dan gunakan ketrampilan anda memanggil anak agar mereka menoleh dan langsung tersenyum ke kamera.

6. Selaraskan kamera selevel dengan mata anak

Jangan segan untuk merendahkan diri untuk menyamakan kamera setinggi level mata anak kecuali anda mencoba untuk mengambil perspektif yang berbeda. Anda bisa membungkuk, duduk di lantai atau bahkan rebahan dengan perut menyentuh lantai untuk mendapat sudut foto terbaik, terlebih jika yang difoto masih berusia dibawah dua tahun. Hal ini juga membantu menghindari bayangan ataupun bloking sinar cahaya.


7. Simple itu indah

Siapa yang tak suka dengan foto yang gaya dengan banyak props lucu, tapi kadang simple it Indah dan benar-benar menampilkan objek focus dalam foto. Di foto anak makan kue berantakan ini terlihat jelas apa yang ingin disampaikan walau di foto hanya ada kue dan anak saja, warna pun sangat natural dan sederhana, ini karena tentunya focus yang ingin ditampilkan ya si anak dan kue coklatnya. Benar-benar kreatifitas anda yang anda miliki adalah asset anda terbesar disini.


8. Pikirkan yang lain dari biasa: Think outside the box

Berfikir diluar dari biasanya, keluar dari mainstream dan benar-benar bekerja sekreatif mungkin. Banyak props yang bisa dibuat unik dan tidak mahal, kadang ide unik dan kreatif inilah yang menonjol dalam foto anak. Miniapolis pernah mengadakan Lomba Foto Kreatif saat anak tidur, lihatlah daya imajinasi para bunda yang menghasilkan foto-foto yang memorable ini.


9. Relax

Anak bisa merasakan dan terkoneksi dengan emosi anda dan dapat dengan mudah terbebani sehingga hasil foto tidak optimal. Nikmati proses foto sesi dengan anak anda ini dengan santai & menyenangkan. Rileks! Bangun suasana yang nyaman dan bersahabat dengan anak agar anak dapat difoto dengan mudah dan anda pun mendapat gambar yang maksimal. Mereka ingin membuat anda happy juga walau sedikit bingung dan kaku di awalnya, sedikit pemanasan akan membuat hubungan anda berdua akan semakin nyaman & mudah mendapat mimic muka anak yang tepat! Hadiah kue favorit di akhir foto sesi tentunya menyenangkan buat anak.

10. Latihan menjadi (hampir) Sempurna! Practice makes (almost) perfect

Gunakan waktu saat anak sedang tidur atau sedang pergi sekolah untuk anda membuat beberapa sesi pemotretan dengan object pengganti seperti bantal. Hal ini memudahkan anda mendapatkan foto terbaik dengan anak karena anda pun sudah menguasai medan pemotretan dari waktu terbaik mengambil foto, sudut terbaik, penerangan terbaik dan lainnya. Tentunya semua percobaan dan latihan dini ini  akan sangat membantu meminimalisir waktu sesi pemotretan dengan anak. Yup! Practice makes (almost) perfect!

Editor: Amelia Aryanti

Source:

http://clickitupanotch.com/2014/01/stylized-photo-shoot


Share Icon Facebook Twitter Pinterest
RELATED CONTENT